Nasib Pegawai Outsourcing PT. Pos Indonesia

Nasib pegawai outsourcing di Indonesia sangat mengenaskan. Begitu mudahnya mereka direkrut untuk bekerja disuatu perusahaan hanya untuk diperah tenaganya. Tak terkecuali perusahaan pemerintah seperti PT. Pos Indonesia. Ribuan karyawan PT. Pos yang statusnya pegawai outsourcing sudah bertahun2 tidak di angkat menjadi pegawai. Ketika masa kerja mereka telah memasuki 3 tahun, dibuatlah kontrak baru untuk menjamin si karyawan tetap bekerja tanpa adanya kepastian karyawan tersebut akan diangkat menjadi pegawai.


Akhir2 ini ada penerimaan pegawai baru yang akan diangkat langsung menjadi calon pegawai PT. Pos Indonesia dengan syarat2 tertentu. sebagian karyawan outsourcing yang memenuhi persyaratan mungkin saja bisa tersenyum dan berbangga hati. Tapi bagaimana dengan yang tidak memenuhi syarat tersebut? bahkan mungkin mereka sudah bekerja selama 5 tahun lebih.

Bekerja selama itu dengan dedikasi yang tinggi berharap untuk diangkat menjadi pegawai tetap malah dinodai dengan adanya pengumuman penerimaan pegawai baru dengan syarat2 tertentu yang langsung dicalonkan menjadi pegawai dan akan diangkat 3 bulan kemudian SUNGGUH MENYAKITKAN.
Sekarang kita cermati bersama. Seandainya dari penerimaan pegawai baru tersebut ada 1000 (seribu) yang diterima dan diangkat menjadi pegawai, berarti ada 1000 pegawai outsourching yang akan diberhentikan.

Lalu Bagaimana Nasib pegawai outsourching ini di kemudian hari ?
Dan Apa tanggapan anda mengenai Pelayana Pos Di Indonesia ?

Kutipan Komentar:

Nasib karyawan TKO ibarat sapi perah,,,,,,,,,,,,,,,,
Mungkin anda semua beruntung Job diskripsi anda hanya satu job saja, misal pengantar pos, Loket Sopp, Loket SKH / PP. Jadi anda hanya fokus pada satu pekerjaan saja.

Saya bekerja pada PT. POS INDONESIA Wilpos 3. Merangkum Beberapa JOB dipundak saya,
Petugas Loket Sopp , WESEL
Juru Bayar Pensiun
Kadang Loncat ke Loket SKH & PP
( jadi resiko selisih lebih besar )
tutup dan buka kantong A. pp. skh
belum lagi kalo mobil antaran datang, jadi saya buka kantong paket sambil lari kesana kemari,,,,
bayangkan........

pernah saya selisih Uang Loket SOPP / WESEL Rp. 2.700.000.- karna tidak fokus nyambil bayar pensiun dan Ngontrol SKH yg Masuk.Gaji satu bulan tidak cukup untuk menutupinya, sementara dirumah susu anak sudah habis Nasib,,,,,, jika orangtua bisa menahan lapar tapi bayi??????


sementara karyawan yg bener bener karyawan cma diam jual materai dan membuat laporan N2 saja tiap hari FBan BBan Kayak anak SMA baru puber.........

Sungguh NAIF karyawan TKO,,,,,keringatku cuma dibayar kurang dari Rp.1.300.000.-
KARYAWAB TKO / KKWT
CUMA JADI SAPI PERAH KARYAWAN BERWATAK SETANNNNNNNNNNNNN........ 
http://mayyoli.blogspot.com/2009/08/nasib-pegawai-outsourcing-pt-pos.html?showComment=1344274233108#c3972742042577324570
Nasib Pegawai Outsourcing PT. Pos Indonesia Nasib Pegawai Outsourcing PT. Pos Indonesia Reviewed by Andry Pramudya on 8/13/2009 Rating: 5

46 comments:

  1. jangan sedih/ itu semua cobaan. mudah2an pimpinan yang akan datang akan membenahi segala nya. amin.

    ReplyDelete
  2. wew.. kok bisa gitu om.. tapi mudah-mudahan akan selalu ada lapangan pekerjaan ya.. tetep semangat om ^^

    ReplyDelete
  3. Tolong tenaga outsorcing diangkat aja jadi pegawai justru di tenaga outsorcinglah pondasi kinerja PT Pos Indonesia tetep utuh kalo berharap pegawai2nya udah tua2 coy justru tenaga yang muda yang dibutuhin semoga tenaga outsorcing diangkat jadi pegawai amiennnnn ya rabbal alamin

    ReplyDelete
  4. Ammmiiiinnnn
    sama juga di Pos kanwil 6 jogja semarang
    sungguh menyakitttttkannnnn

    ReplyDelete
  5. koment aja di http://www.sbypresidenku.com/
    dijamin pasti didenger...
    ada juga yang komen outsorc di PT KA
    terus sekarang di PT kA udah ga ada Outsorc..

    ReplyDelete
  6. Out sourcing adalh ujung tombak perusahaan yang sangat tajam maka kalo OS dibredeli dengan dalih seleksi pegawai tetap ingat jangan harap perusahaan akan meningkat labanya..dan yakin pasti terpuruk adanya..ingat jgn KKN

    ReplyDelete
  7. Saya setuju dengan Anonim...
    Justru di PT Pos Indonesia...
    Outsourching itu sendiri diseleksi dari KKN
    :(( Sudah proses perekrutannya KKN... Jadi Outshourching pula :((

    ReplyDelete
  8. nasib outshourcing mmg menyedihkan....... sungguh kejam........!!!!

    ReplyDelete
  9. pak presiden sampai jpan sich sistem outshourcing ini di terapkan di PT POs........ tlg lah dengar suara harapan kami pak.........

    ReplyDelete
  10. waduw...jadi bimbang nech....
    bagaimana nasib yg mau mengikuti test...

    ReplyDelete
  11. ya moga2 ada perubahan bagi kita... Sama2 jadi Outsurching............

    Semoga sukses selalu

    ReplyDelete
  12. MUDAH2AN PIHAK YANG BERWENANG DAPAT MENDENGAR SUARA ORANG KECIL INI, UNTUK MENGHAPUS PENJAJAHAN RAKYAT BANGSA UNTUK KEPENTINGAN SEGELINTIR ORANG.

    ReplyDelete
  13. saya gak setuju kalau dibilang yang lulus kemarin karena KKN, karena di tempatku 5 orang lulus dan gak ada tuh backing orang kuat dibelakangnya, menurut saya yang lulus kemarin hanya beruntung dan yang gak lulus kurang beruntung, itu saja...

    ReplyDelete
  14. bulsit ,,,tetep ad yg namanya kkn ...cman gka taau aje... indonesia kok tnpa kkn ,,,gk mgkin bgt,,,,WANI PIRO??????

    ReplyDelete
  15. Setuju sama mas broo yg diatas, dari jaman kompeni sampe sekarang. KKN merajalela. thanks atas partisipasinya.

    ReplyDelete
  16. Nasib karyawan TKO ibarat sapi perah,,,,,,,,,,,,,,,,
    Mungkin anda semua beruntung Job diskripsi anda hanya satu job saja, misal pengantar pos, Loket Sopp, Loket SKH / PP. Jadi anda hanya fokus pada satu pekerjaan saja.

    Saya bekerja pada PT.POS INDONESIA Wilpos 3. Merangkum Beberapa JOB dipundak saya,
    Petugas Loket Sopp , WESEL
    Juru Bayar Pensiun
    Kadang Loncat ke Loket SKH & PP
    ( jadi resiko selisih lebih besar )
    tutup dan buka kantong A. pp. skh
    belum lagi kalo mobil antaran datang, jadi saya buka kantong paket sambil lari kesana kemari,,,,
    bayangkan........

    pernah saya selisih Uang Loket SOPP / WESEL Rp. 2.700.000.- karna tidak fokus nyambil bayar pensiun dan Ngontrol SKH yg Masuk.Gaji satu bulan tidak cukup untuk menutupinya, sementara dirumah susu anak sudah habis Nasib,,,,,, jika orangtua bisa menahan lapar tapi bayi??????


    sementara karyawan yg bener bener karyawan cma diam jual materai dan membuat laporan N2 saja tiap hari FBan BBan Kayak anak SMA baru puber.........

    Sungguh NAIF karyawan TKO,,,,,keringatku cuma dibayar kurang dari Rp.1.300.000.-
    KARYAWAB TKO / KKWT
    CUMA JADI SAPI PERAH KARYAWAN BERWATAK SETANNNNNNNNNNNNN........

    ReplyDelete
  17. Nasib karyawan TKO ibarat sapi perah,,,,,,,,,,,,,,,,
    Mungkin anda semua beruntung Job diskripsi anda hanya satu job saja, misal pengantar pos, Loket Sopp, Loket SKH / PP. Jadi anda hanya fokus pada satu pekerjaan saja.

    Saya bekerja pada PT.POS INDONESIA Wilpos 3. Merangkum Beberapa JOB dipundak saya,
    Petugas Loket Sopp , WESEL
    Juru Bayar Pensiun
    Kadang Loncat ke Loket SKH & PP
    ( jadi resiko selisih lebih besar )
    tutup dan buka kantong A. pp. skh
    belum lagi kalo mobil antaran datang, jadi saya buka kantong paket sambil lari kesana kemari,,,,
    bayangkan........

    pernah saya selisih Uang Loket SOPP / WESEL Rp. 2.700.000.- karna tidak fokus nyambil bayar pensiun dan Ngontrol SKH yg Masuk.Gaji satu bulan tidak cukup untuk menutupinya, sementara dirumah susu anak sudah habis Nasib,,,,,, jika orangtua bisa menahan lapar tapi bayi??????


    sementara karyawan yg bener bener karyawan cma diam jual materai dan membuat laporan N2 saja tiap hari FBan BBan Kayak anak SMA baru puber.........

    Sungguh NAIF karyawan TKO,,,,,keringatku cuma dibayar kurang dari Rp.1.300.000.-
    KARYAWAB TKO / KKWT
    CUMA JADI SAPI PERAH KARYAWAN BERWATAK SETANNNNNNNNNNNNN........

    ReplyDelete
  18. tidak ada yang salah dengan pekerjaan itu, yang ada hanya sikap
    kita yang salh dlm menyikapi pekerjaan itu. Pada dasarnya semua
    pekerjaan itu baik asalkan niat kita atau pola pikir kita baik.
    Jangan menyalahkan orang lain hendaklah fokus pada kemampuan
    diri sendiri by yourself ....jangan putus asa nikmati dan jalani taruhlah
    kesabaran pd baris pertama....dalam hari selalu ada kesempatan dalam hari selalu ada kemungkinan...thanks

    ReplyDelete
  19. wedew......yang ada disyukuri dulu ....insya alloh ada perubahan> Mengeluhlah pada YAng Maha Kuasa karena Dia Maha memudahkan

    ReplyDelete
  20. ada yang maksa harus jadi os/tko di kantor pos?
    kalo ga cocok, ya keluar dong pilih kerja yang cocok beban dan upahnya
    toh masih banyak pekerjaan lain yang lebih baik dari pada jadi os/tko di kantorpos, toh romusha dan rodi sudah dilarang

    ReplyDelete
  21. sangat setuju semoga dirut pos selanjutnya bisa lebih adil, tes untuk rekrut OS jd pegawai tetap cuma angin lalu tidak memandang senioritas OS, bahkan ada yg sudah hampir 10th tapi ga dianggap... harusnya pos belajar sama admin ktr kelurahan yg pengangkatan karyawanya yg sudah lebih dari 5th jd OS dan tidka menggunakan tes melainkan lagsung diangkat....

    parahnya lagi pd saat pembagian jaspro (bonus jasa produksi) seluruh karyawan mendapatkan 1x gaji (kurang lebih min.3jt) sementara OS tidak pernah mendapatkanya barang sepeserpun, padahal yg bekerja berat harus tepat waktu dan menyelesaikan pekerjaanya sampai tuntas adalah OS sementara karyawan, datang seenaknya pulang juga seenaknya tapi jaspronya luar biasa..... sangat tidak adil....

    ReplyDelete
  22. dapet kok pak bro...!!! Jaspro... 500rebu...! uda ludes buat bayar kos!! haha!! senasib lah kita pak bro...!! aku juga gitu.... smua mua bisa di kerjakan OS! haha!!... smoga pak dahlan iskan melihat ini... biar nasip kita pasti...!! pak dahlan dan pak ketut... JANGAN Hanya AKAN.. dan AKAN mengangkat kami jadi pegawai!!

    ReplyDelete
  23. yah,,sekarang sistem tko mau di hapus trus nasib nya gimana..isu nya sih tidak di angkat menjadi karyawan tetapi menjadi tenaga kerja harian lepas..yang gajinya lebih minim dari TKO

    ReplyDelete
  24. sabar sob,,, saya juga Oursourcing di Kantor Pos Cabang Selakau 79452, setidak nya PT.POS INDONESIA sudah banyak membantu, Meskipun TKO PENGANTAR POS dan serba kekurangan, tp saya tetap bangga menjadi bagian dr PT.POS INDONESIA,,, Bulan MEI ini kan ada pembukaan Tes CPNS , SEMOGA kita lulus TES, DAN menjadi PNS di PT pos Indonesia , AMIN...
    PT.POS INDONESIA. Satu Untuk Semua

    ReplyDelete
  25. Jujur saya mantan os di PT Pos Indonesia kantor pusat jakarta selatan sebagai staf admin kiriman luar negeri...
    Tugas awal yg saya kerjakan disana membuat laporan bulanan or PP15/N6 yg sebelumnya ditulis pada buku besar...
    Disitu saya menemukan kejanggalan pada pegawai yg membuat buku besar tersebut, banyak yg tidak disetorkan oleh pegawai trsebut, setelah N6 selesai saya buat, tahun2 sebelumnya byk sekali data yg terbuka/ belum disetor pegawai tersebut, ungkin pegawai pos tahu itu yg disebut N6 dan N3...
    Kedua membuat laporan prosentase pegawai antaran kiriman DN...
    Ketiga membuat laporan N3 mingguan, lalu membuat grafik data produksi kiriman yg mencangkup N6 PPLN, N6 RLN, dan masih ada beberapa tugas lagi yg tidak saya sebutkan disini...
    Setiap ada audit dari kantor Pusat selalu yg ditanya kita yg membuat bukan diwakilkan oleh manager2 setempat, ada kesalahan langsung kita jg yg harus menyelesaikan, orang bea cukai datang kita juga yg ditanyakan...
    Dari kinerja saya tersebut, kenapa salary disama ratakan oleh os admin yg setiap hari kerjanya hanya tembak barcode,os pengantar...hadeeeeh
    Setidaknya diadakan penilaian dari pihak pos or dapensi tiap2 cabang pusat terhadap kinerja os tersebut.
    2008 masuk gaji 1jt kurang sedikit, 2009 naik jadi 1.100ribuan, 2010 mungkin 1.2jt or 1,3jt, 2011 1,3 or 1,4keatas...mulai ilfeel sama pos.
    Intinya sih banyak sekali ketidakadilan disana, apalagi kalau dibandingkan dengan karyawan tetap sana,kerjanya hanya mikirin 'kapan gaji naik'...
    Jujur saja klo saya tahu dari awalnya bakal seperti itu, sangat menyesal saya mengabdikan diri sampai 3 tahun disana.
    Itu saja mungkin sedikit unek2 dari saya

    B'Regards
    Ay

    ReplyDelete
  26. Menurut saya bukan salah PT Posnya, tapi pemerintah yang masih memberlakukan Outsourching, apalagi perusahaan swasta, perusahaan BUMN milik pemerintah pun menggunakan sistem perbudakan modern ini termasuk PT Pos Indonesia. Menurut rumor yang tidak jelas, memang akan dilakukan penyusutan karyawan tetap dan akan memperluas karyawan kontrak, tujuannya apa? pastinya meraup untung yang sebesar2nya, hahhahah. kemungkinan rumornya bener tuh :D :D :D

    ReplyDelete
  27. segak2 nya,, masih ada harapan,,,, bentar lagi mw ada ujian penerimaan (harapan hampa gak ya??) wkikikiki!! ironis bgd ga sesuai bgd jumlah lowongan ma pelamarnya...!1 mana udah ada desas desus.. siapa yg paling di sayang Kepala ma Personalia = LULUS!! YAAAH di Syukuri aja.... ikut ujian dulu.. klo ga lulus.. nunggu cicilan motor lunas baru deh cabut say good bay PT. JOS Indonesia...........

    ReplyDelete
  28. memang begitulah adanya ....
    katanya osorcing sudah dihapus , tp dipos masih saja ad osorcing . apalagi denger2x . penerimaan pegawai yang baru ini."""WANI PIRO.....???"""

    ReplyDelete
  29. mentri tenaga kerja bohong. cuma janji2 mau menghapus outsourcing untuk cari muka politik.

    ReplyDelete
  30. tuh cemen banget... uda baca surat kabar terbaru?? si DAGELAN iskan sama muPAIMIN iskandar mangkir dari panggilan komisi IX... tuh bocah 2 suka bgd ngresek lari dri panggilan....!! woii katanya mentri... perjuangkan hak-hak kami..

    ReplyDelete
  31. menurut hemat saya kalo seandainya tidak cocok kerja di PT Pos Indonesia sebaiknya anda mengundurkan diri. sekarang anda lihat banyak sarjana yang mengganggur mereka mungkin lebih mensyukuri kalo dapat menggantikan anda sebagai tenaga kerja outsourcing di PT Pos.lihat lah pekerjaan sebagai buruh bagaimana kerja mereka??? berapa gaji mereka ???. anda yang bekerja di PT Pos lebih baik anda mengundurkan diri saja daripada anda mencaci PT pos tapi makan dari uang PT Pos.

    ReplyDelete
    Replies
    1. setuju sm komen ini.. masih banyak yg nganggur dan susah cari kerja.. kalo merasa bisa lebih baik di luar PT Pos, ya keluar aja.. saya rasa Manajemen PT Pos jg pengen yang terbaik ko.. penerimaan pegawai disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan keuangan Perusahaan jadi ya ga bisa semuanya diangkat, kalo pun ada masalah mungkin di sistem penerimaannya.. jangan banyak ngeluh semua sudah ada jalan takdirnya..

      Delete
  32. liat kd 112 ttg perikrutan pkwt ttg pembatasan umur & pendidikan
    mantep lagi curut sdm yg bikin peraturan...
    mau karyawan kontrak yg dituntut berdidikasi tapi ,gaji lebih rendah tukang cendol....luar binasaaa....mengakali penggajian agar tidak kena uu ketenaga kerjaan umr + 10%....

    ReplyDelete
  33. mw nanya nih,otsorsing pt pos namanya apa yah???

    ReplyDelete
    Replies
    1. dulu namanya DAPENSI mas bro... sekarang entah :(

      Delete
  34. wes disyukuri wae lak bos.... wong yo golek kerjo yo angel..... !! OS di Pos Indonesia di jadiin Sampingan aja.... kerjaan utama Ngepet ato Mlihara Tuyul....... (Suer kewer2 ini berhasil) mau coba???



    ReplyDelete
  35. kalo ya ngeluh dan tidak puas.. ya keluar saja.. hehe.. lucunya ngeluh tp ga keluar2.. maaf..

    ReplyDelete
    Replies
    1. kadang kita butuh ruang dan kesempatan untuk tertawa ;)

      Delete
  36. Sama saja saya jg outsourcing d BUMN jg mengalami apa yg anda2 alami.....

    ReplyDelete
  37. Kita sama..kita Os juga di kanwil area 2...
    apa daya kita bro..namanya jg bawahan..mau gmn lg.kalo brharap boleh aja tp suatu perusahaan kn ada kbijakan juga..klopun ada kkn itu jg namanya indonesia..yg ptg intinya,sabar,berdoa dan berusaha..itu aja..mndkatkan diri pada sang pencipta biar di beri kmudahan..
    dan jg klo hanya mengeluh hanya mmbuat down kita sendiri...
    semangat aja..wlpn itu sbnrnya sulit...
    maaf saya hanya mnyampaikn pndapat aj.sesama os(skrg TKKWT).mdh"n ttp semangat..amin

    ReplyDelete
  38. tau lw...semua bukannya pada bersyukur masih dapet gaji,,, ngeluh mlo,,, lagian d kantor pos itu kan jam kerjanya juga paling lama cuma 4 jam,,, lebih banyak mainnya kalau gw pribadi...baru 3 tahun aja ngeluh... gw 5 tahun bahagia tuh ...walaupun gaji sedikit bisa nabung, bli tanah, bli motor, lulus kuliah...mknya pikiran tuh d buka klw lw ngliat skrg susah ...coba bandingin sama perusahaan lain ...jam kerjanya, akses jalannya, kerjaaannya, gajinya...

    bsyukur aja allah ga tidur kq,,,dia liat yg ga bisa diliat, dia tau yang lw semua mungkin ga tau di depannya,

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kantor pos mana tuh mas yang kerjanya cuma 4 jam...?

      Delete
  39. 1 lagi gw udah kluar dari kantor pos...karena gw yakin ada perusahaan yang lebih baik lagi dalam segi semuanya...yg jelas gw teima kasih buat PT Pos Indonesia (Persero)

    ReplyDelete
  40. Kerja d pt pos juga bagus tapi gajinya tdk sesuai dng pekerjaan yg kita kerja!
    Liad saja perusahaan x pedisi yang lain. Gajinya hampir sederajat dng pegawai pns lainnya!!!
    (Piss) pos indonesia

    ReplyDelete

If you liked this post, please leave your comment!

Powered by Blogger.